Berita YDBA

UMKM YDBA Kembali Ramaikan Pameran INACRAFT

Senin, 19 Jun 2017

Untuk memberikan akses pasar serta mempromosikan produk UMKM Kerajinan, YDBA  mengikutsertakan UMKM mitranya mengikuti Pameran Inacraft yang diadakan pada tanggal 26-30 April 2017 di Jakarta Convention Center (JCC).

Pameran yang bertemakan The Magnificence of Yogyakarta ini adalah salah satu pameran kerajinan terbesar  yang melibatkan berbagai UMKM Kerajinan di Indonesia. Tahun ini, YDBA mengikutsertakan delapan UMKM di pameran ini.  Mereka adalah Femms Collection, UMKM asal Jakarta dengan berbagai produk mukena cantik;  Idola Silver, UMKM asal Yogyakarta yang memproduksi berbagai macam handicraft  silver dan perak;  Batik Lavega, UMKM asal Madura dengan produk khas batik Madura; Batik Rose Star, UMKM asal Jombang dengan produk khas batik Jombang; Galeri Wong Kito, UMKM asal Palembang dengan khas tenun dan jumputan Palembang;  Cantik Manis, UMKM asal Palembang dengan produk khas songket Palembang; Dayang Collection, UMKM asal Pontianak dengan berbagai produk khas tenun dan songket Pontianak dan Uniwis Lombok, UMKM asal Lombok dengan berbagai produk sprei, bed cover, selimut bantal yang dihiasai berbagai motif tenun khas Lombok. Kedelapan UMKM tersebut memamerkan produknya di Hall B Booth 59 - 62, JCC.

Sehari sebelum pameran diselenggarakan, peserta diberikan pelatihan Marketing lebih dulu  dengan instruktur YDBA Teddy Burhanudin. Dalam pelatihan tersebut, Instruktur mengajak seluruh peserta berdiskusi mengenai usaha optimalisasi hasil pameran. Teddy juga menyampaikan tips dalam menyiapkan pameran. Para peserta sangat antusias mengikuti diskusi tersebut.   Mereka tidak sungkan menyampaikan  suka dan duka ketika mengikuti pameran, baik di Jakarta maupun di beberapa daerah di Indonesia.

Sesuai harapan yang disampaikan Presiden RI, Jokowi saat pembukaan Inacraft 2017. Pameran yang melibatkan lebih dari 1.300 tenant  ini memang merupakan tempat yang paling baik untuk berpromosi, karena peserta pameran bisa langsung berinteraksi dengan buyer.  Jokowi juga berharap seluruh pelaku industri kerajinan dapat memperhatikan produk sesuai dengan spesifikasi yang diinginkan pelanggan, tentunya dengan harga yang sesuai, produk yang berkualitas dan pengiriman yang tepat waktu.

Hal tersebut juga disampaikan oleh Bendahara Pengurus YDBA, Fati Hendrayani yang berkunjung ke booth YDBA di hari pertama pameran. Beliau ingin UMKM YDBA menghasilkan produk yang memenuhi QCDI, yaitu berkualitas (quality), harga terjangkau (cost), pengiriman yang on time (delivery) dan selalu melakukan inovasi (innovation).
 

kembali
Berita lainnya

Senin, 19 Jun 2017

Kick Off Sektor Unggulan di Bontang

Pada 27 April 2017, YDBA mengadakan Kick Off Sektor Unggulan Padi ...

Senin, 19 Jun 2017

YDBA dan AHM Raih Penghargaan Special Recognition di InnovAstra 2017

Sebagai apresiasi atas inovasi yang dihasilkan YDBA dan PT Astra Honda ...

Senin, 19 Jun 2017

Menteri Sri Mulyani: Tren Ekonomi Indonesia 2017 Mulai Positif

Setelah menyentuh dasar (bottom) pada tahun 2016, tren perekonomian ...

Jumat, 09 Des 2016

YDBA Telah Memberangkatkan 115 UMKM Mitranya ke Jepang

Tahun ini adalah gelombang kelima Yayasan Dharma Bhakti Astra (YDBA) ...