Berita YDBA

Tumbuhkan Semangat Kaizen UMKM Melalui Konvensi QCC

Minggu, 13 Ags 2017

Dalam menjalankan bisnis di era yang sangat kompetitif seperti saat ini, menjaga kualitas menjadi sesuatu yang tak dapat dikesampingkan oleh pelaku usaha, tak terkecuali pelaku UMKM di Indonesia. Hal tersebut menjadi penting karena kualitas produk dan pelayanan yang diberikan merupakan salah satu faktor kunci dalam mendapatkan kepuasan konsumen. Oleh karena itu, Yayasan Dharma Bhakti Astra (YDBA) mengadakan Konvensi Quality Control Circle (QCC) UMKM Mitra YDBA pada 12 Agustus 2017 di Indonesia Convention Exhibition, BSD City.

 

Sebagai salah satu dari 9 yayasan di Astra, YDBA berusaha membagikan pengetahuan sekaligus menanamkan budaya kaizen yang telah mengakar kuat di lingkungan Astra kepada UMKM. Hal tersebut dilakukan dengan tujuan untuk membantu UMKM menuju kemandirian yang sejalan dengan misi Astra yaitu ‘Sejahtera Bersama Bangsa’. Pada gelaran konvensi yang telah kali ketiga dilaksanakan ini, YDBA mengusung tema ‘Yuk NgImprove!’, dengan maksud untuk mengajak UMKM mulai untuk menerapkan kegiatan QCC dari hal yang sederhana pada bisnis mereka.

 

Dalam rangkaian kegiatan Konvensi QCC, UMKM Mitra YDBA ditantang untuk memaparkan kegiatan QCC yang telah dilakukan di masing-masing perusahaan. Kegiatan QCC yang dilakukan tersebut tentunya juga tak lepas dari pendampingan yang dilakukan oleh YDBA selama ini. Setelah melalui proses seleksi yang terdiri dari tahap seleksi makalah dan presentasi, akhirnya terpilih tiga finalis, yaitu:

1.       PT Rachmat Perdana Adhimetal

Perusahaan yang didirikan oleh Syaiful Munir pada tahun 1997 silam ini bergerak di bidang jasa metal stamping, welding, serta pembuatan dies dan jig fixture. Berkat keberhasilannya dalam menjaga kualitas, PT RPA kini berhasil menembus supply chain Grup Astra sebagai salah satu 1st tier supplier dari PT Astra Honda Motor dan beberapa perusahaan Grup Astra lainnya. Pada konvensi QCC kali ini, PT RPA memaparkan makalah dengan judul ‘Menghilangkan Delay Persiapan Delivery Plate Setting K15’.

2.       PT Bakom Metal Industri

Perusahaan yang didirikan pada tahun 2004 ini bercita-cita untuk dapat menjadi piston manufacturer terbesar di Indonesia dan Asia. Perusahaan yang bergerak di bidang usaha machining ini telah berhasil menjadi supplier untuk beberapa perusahaan di Grup Astra Otoparts. Pada konvensi kali ini, tim dari PT BMI membawakan makalah dengan judul ‘Menurunkan Defect Pin Hole Nokari Produksi Machining Line 2’.

3.       PT ATMI Solo

Perusahaan yang sebelumnya dikenal sebagai Akademi Tehnik Mesin Industri ini bergerak di bidang pembuatan mold, berbagai komponen otomotif maupun non-otomotif, serta pengembangan mesin ini telah dipercaya sebagai mitra di berbagai industri. Mulai dari otomotif, makanan minuman, hingga rumah sakit telah mempercayakan produksi dan pengembangan peralatan dan mesin mereka kepada perusahaan ini. Pada konvensi QCC kali ini, tim dari PT ATMI Solo memaparkan makalah berjudul ‘Meningkatkan Produktivitas Assembly Hospital Bed 3 Crank’.

 

Dari tiga finalis tersebut, tim QCC dari PT Bakom Metal Industri keluar sebagai Juara Pertama Konvensi QCC Tahun 2017, disusul oleh tim QCC dari PT ATMI Solo sebagai Juara Kedua, dan tim QCC dari PT Rachmat Perdana Adhimetal yang menempati Juara Ketiga.

 

Selain diisi oleh pemaparan dari ketiga finalis, kegiatan Konvensi QCC juga diisi oleh sesi sharing dari Siswijono, Presiden Direktur PT Autoplastik Indonesia sekaligus Chief Operating Officer PT Astra Otoparts Tbk Divisi Adiwira Plastik yang menjelaskan tentang pentingnya menerapkan kegiatan QCC untuk perusahaan. Dalam penjelasannya Siswijono menekankan tentang pentingnya membangun SDM yang mumpuni dalam mewujudkan budaya improvement yang berkelanjutan.

 

Melalui kegiatan ini, YDBA berharap agar UMKM mitra dapat termotivasi untuk menerapkan kegiatan QCC di perusahaan masing-masing. Dengan begitu, UMKM pun diharapkan dapat memiliki daya saing yang tinggi untuk dapat berkompetisi di era yang semakin terbuka seperti saat ini.

 

Selain Konvensi QCC, di tempat yang sama pada 10-20 Agustus 2017 YDBA juga mengikuti pameran Gaikindo Indonesia International Autoshow (GIIAS) untuk ketiga kalinya secara berturut-turut sejak GIIAS dimulai pada tahun 2014 silam. Dalam pameran GIIAS kali ini, YDBA hadir di Booth Hall 2 No.2X dan Prefunction Hall 3 dengan menampilkan 12 UMKM yang terdiri dari 7 UMKM Manufaktur, 2 UMKM Bengkel, dan 3 UMKM Kerajinan. Selain itu, YDBA juga menampilkan pohon industri yang menunjukkan kontribusi UMKM terhadap industri otomotif nasional. 

kembali
Berita lainnya

Senin, 09 Okt 2017

YDBA Kembangkan Sektor Unggulan Kuliner di Mataram

Menghadapi tantangan dalam bidang pembinaan UMKM yang menuntut ...

Senin, 18 Sept 2017

Kick Off Sektor Unggulan Pupuk Organik di Semarang

Keberadaan danau alami yang luasnya mencapai 2770 hektar di ...

Selasa, 12 Sept 2017

Tahun ini, YDBA Berangkatkan UKM Batch 6 ke Jepang

Tahun ini adalah gelombang keenam Yayasan Dharma Bhakti Astra (YDBA) ...

Senin, 14 Ags 2017

Menteri Perindustrian Kunjungi Booth YDBA di GIIAS

Pada Pembukaan Gaikindo Indonesia International Autoshow (GIIAS) ...