Berita YDBA

Studi Banding Petani Mitra LPB Baprida ke Balitsa dan BBPB

Senin, 19 Jun 2017

Dalam rangka meningkatkan keterampilan Petani Mitra LPB Baprida dalam membudidayakan tanaman sayur serta melakukan kegiatan pascapanen, LPB Baprida mengadakan kegiatan studi banding ke Badan Penelitian Sayur (Balitsa) di Lembang dan Balai Besar Pascapanen di Bogor pada Tanggal 13 – 16 Maret 2017. Kegiatan ini diikuti oleh 4 Petani Mitra LPB Baprida yaitu; Sukarlis,Ketua Kelompok Tani Karya Bersama dari Desa Pampai Kecamatan Bungur Kabupaten Tapin, Junaidi, Ketua Kelompok Tani Karya Baru dari Desa Hiyung Kecamatan Tapin Tengah Kabupaten Tapin dan Misrani, Ketua Gapoktan Kayuh Baimbai dari desa 3A Kecamatan Simpang Empat Kabupaten Banjar serta Hayatudin yang berasal dari Desa 3A Kecamatan Simpang Empat Kabupaten Banjar. 

Pada studi banding di Balitsa yang dilaksanakan selama 2 hari, peserta mendapatkan materi yang meliputi; Pengenalan Teknologi Pertanian Tanaman Sayuran, Teknologi Pembenihan, Teknologi PHT Sayuran, Teknologi Budidaya Tanaman Sayuran, Teknologi Pasca Panen serta Pengenalan Pestisida Nabati.  Selain itu, peserta juga berkesempatan melakukan praktik pembuatan dan penyimpanan benih, serta kunjungan lapangan di Kebun Balitsa untuk mengetahui teknologi yang diterapkan dalam pengolahan sayuran. Pada kesempatan ini, Petani Mitra LPB Baprida didampingi oleh tujuh orang instruktur dari Balitsa.

Kemudian para peserta mendapatkan pengetahuan pengolahan produk pertanian menjadi produk jadi di Balai Besar Pascapanen. Materi yang disampaikan oleh instruktur antara lain meliputi pengolahan pasta, saus, sambal, serta bubuk dan minyak cabai. Setelah mendapatkan materi tersebut, para peserta berkesempatan mempraktikkan pembuatan makanan jadi tersebut dari bahan yang telah disiapkan. Pada proses tersebut, peserta mendapatkan pengetahuan tentang bagaimana membuat produk yang awet tanpa menggunakan bahan pengawet. Selain itu, peserta melakukan kunjungan di lapangan untuk melihat teknologi pengolahan dan pembudidayaan sayur seperti penggunaan rumah kaca, pembuatan pupuk, dan beberap teknologi lainnya.

Kemudian, peserta mendapatkan materi pengolahan pasta, saus, sambal, dan minyak di Balai Besar Pasca Panen di Bogor pada 15-16 Maret 2017. Pada kegiatan ini, sebagai tambahan para peserta juga mendapatkan penjelasan mengenai pengolahan jus buah. Hal tersebut dilakukan sesuai dengan kebutuhan Petani Mitra LPB Baprida yang selama ini membutuhkan pengetahuan untuk mengolah buah hasil dari kebun buah mereka.

Melalui kegiatan studi banding ini, peserta diharapkan dapat menggunakan teknik pengolahan sayuran dan buah-buahan yang sesuai dengan standar. Tak hanya sebatas pembudidayaan, diharapkan para peserta juga bisa meningkatkan nilai produk mereka dengan mengolah produk tersebut hingga siap dikonsumsi oleh konsumen.

kembali
Berita lainnya

Senin, 26 Jun 2017

UMKM Mitra LPB Mataram Jalin Kerjasama dengan Transmart dan Indomaret

Dalam rangka memperluas jangkauan pemasaran UMKM Mitra LPB Mataram, ...

Jumat, 23 Jun 2017

Program Pengembangan UMKM bagi Perajin Cangkul di Klaten

Kabupaten Klaten telah lama dikenal sebagai salah satu sentra ...

Jumat, 16 Jun 2017

Kick-Off Pemagangan IKM Tegal di PT Berdikari Metal Engineering

Pada 3 Maret 2017 lalu, Yayasan Dharma Bhakti Astra dan PT Astra Honda ...

Senin, 05 Jun 2017

Temu Bisnis UKM LPB Tegal dengan BUMN dan BUMS

Untuk mengembangkan akses pasar industri kecil dan meningkatkan ...