Yayasan Dharma Bhakti Astra Yayasan Dharma Bhakti Astra
Info UMKM
15 Maret 2023 Artikel

KEMAMPUAN EKSPOR UMKM INDONESIA RENDAH?

https://www.freepik.com/

Melansir dari Bisnis Indonesia, Kinerja ekspor Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Indonesia masih terbilang rendah bila dibandingkan dengan sejumlah negara di Asean. Menurut Kementerian Koperasi dan UKM (KemenkopUKM), kontribusi UMKM terhadap ekspor non migas berada pada level 15,7 persen. Jumlah ini sangat rendah dibandingkan beberapa negara lainnya seperti Singapura 41 persen, Thailand 29 persen, atau Tiongkok yang mencapai 60 persen.

Menurut dataindonesia.id, jumlah UMKM di Indonesia menjadi yang tertinggi di Asia Tenggara mencapai 97%, negara Asia Tenggara lainnya bahkan tidak menyentuh 86%. Berdasarkan data ini, Indonesia seharusnya mampu untuk bersaing di kancah internasional bersama negara-negara Asia Tenggara lainnya yang telah maju terlebih dahulu.

Salah satu alasan mengapa ekspor UMKM Indonesia sangat rendah, karena kelayakan produk Indonesia dalam memenuhi kebutuhan ekspor dinilai belum mumpuni. Pemerintah saat ini tengah mengupayakan untuk mendorong UMKM Indonesia agar bisa tembus ekspor sesuai dengan rencananya, tahun 2024 ekspor non migas mencapai 17 persen.

Dalam rangka mendorong UMKM memenuhi kelayakan ekspornya, pemerintah saat ini telah melaksanakan kiat-kiat agar UMKM dapat dengan gampang memenuhi segala upaya. Seperti diterapkannya penyederhanaan perizinan dan penyediaan, lalu mempermudah fasilitasi investasi yang memberikan kemudahan bagi pelaku usaha asing atau domestik untuk berinvestasi di seluruh wilayah Indonesia secara berimbang. Penyederhanaan perizinan ini bertujuan untuk mempersingkat waktu mendapatkan izin usaha, mempersingkat jalur birokrasi yang tadinya memerlukan waktu yang banyak, serta menghilangkan pungutan liar untuk meloloskan sebuah izin usaha.

Adapun rencana-rencana pemerintah lainnya dalam mendukung UMKM, seperti peningkatan skema kerja sama dengan perdagangan internasional, mencetak eksportir-eksportir baru, hingga peningkatan partisipasi seluruh pelaku usaha Indonesia khususnya UMKM dalam jaringan produksi yang global. Oleh sebab itu, seluruh bentuk program dan rencana pemerintah dalam memajukan UMKM akan di terapkan menyeluruh agar target yang ditetapkan dapat tercapai.

Faktor rendahnya ekspor UMKM Indonesia ini, sebenarnya tidak murni berasal dari kebijakan pemerintah saja. Kesadaran dan kekuatan partisipasi pelaku usaha dalam ikut serta memajukan ekspor UMKM pun dinilai berpengaruh. Satu-satunya faktor terbesar rendahnya ekspor Indonesia, dikarenakan minimnya pengetahuan pelaku usaha dalam pemanfaatan pemasaran digital. Di era globalisasi, memiliki pasar di dunia digital hingga ketajaman pemasarannya sangat berpengaruh terhadap persaingan internasional.

Menurut KemenkopUKM, strategi digital marketing dalam bentuk pemanfaatan media sosial sangatlah penting. Selain dapat memperluas jaringan konsumen melalui pemanfaatan media sosial dalam memasarkan produknya, digital marketing juga dapat meningkatkan keunggulan bersaing bagi UMKM itu sendiri.

Perubahan perilaku pemasaran dari konvensional ke digital tidak diimbangi oleh pelaku UMKM untuk menggunakan digital marketing, padahal UMKM dipercaya mampu memacu perekonomian Indonesia. Pemanfaatan konsep pemasaran berbasis teknologi digital oleh UMKM menjadi harapan bagi negara untuk berkembang menjadi pusat kekuatan ekonomi. UMKM seharusnya dapat menggunakan media sosial sebagai sarana utama digital marketing. Selain biaya yang murah dan tidak perlunya memiliki keahlian khusus dalam melakukan inisiasi awal, media sosial juga dianggap mampu untuk secara langsung meraih konsumen.

Dalam hal ini, rendahnya ekspor UMKM Indonesia pun menjadi terlihat nyata. Pelaku usaha yang seharusnya mampu bersaing dengan dukungan negara, malah menjadi tertinggal dari negara-negara lainnya yang dinilai masih kalah jauh materi-materinya dengan Indonesia.

 

Referensi

Rayful Mudassir. bisnisindonesia.id. 2022. Kinerja Ekspor UMKM Indonesia Rendah, Kalah Dari Negara Tetangga.

Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia. 2016. Tingkatkan Iklim Investasi, Ekspor Non Migas dan Reformasi Fiskal.

Kementerian Koperasi dan UKM Republik Indonesia. 2022. Pemanfaatan Digital Marketing oleh Pelaku UMKM.

Artikel Terkait

Cara Memahami Konsumen

Sahabat Hebat, memahami konsumen adalah langk...
28 Mei 2026

Cara UMKM Bertahan di Tengah Persaingan

Sahabat Hebat, persaingan usaha yang semakin ...
28 Mei 2026

Ekspektasi vs Realita Berjualan UMKM

Menjalankan UMKM sering terlihat menjanjikan,...
11 Mei 2026

Strategi Menghindari Kerugian untuk UMKM agar Bisnis Tetap Stabil dan Bertumbuh

Mengelola UMKM tidak hanya tentang meningkatk...
11 Mei 2026