Yayasan Dharma Bhakti Astra Yayasan Dharma Bhakti Astra
Info UMKM
19 Juni 2024 Artikel

Kontribusi Petani dalam Meningkatkan Ketahanan Pangan Nasional

Sektor pertanian menjadi tulang punggung ekonomi nasional sejak pandemi. Ada kekhawatiran munculnya krisis pangan karena penerapan pembatasan aktivitas produksi Masyarakat, hingga pembatasan distribusi barang antarnegara. Akibatnya, distribusi pangan antardaerah atau wilayah hingga antarnegara menjadi terganggu.

Untuk mewujudkan ketahanan pangan, sektor pertanian tidak lagi menggunakan cara-cara lama tradisional, sifatnya rutinitas, hanya berdasar insting, bekerja secara sendiri-sendiri, dan penggunaan alat tradisional.

Salah satu solusi untuk meningkatkan ketahanan pangan adalah melalui mekanisasi pertanian modern untuk mempercepat pengolahan tanah, tanam, dan panen yang melibatkan petani milenial.

Secara garis besar, generasi Indonesia Emas 2045 (termasuk di sektor pertanian pangan) akan tercapai melalui Pembangunan SDM secara sistematis dan komprehensif yang dicirikan oleh :

  1. Kecerdasan komprehensif yang produktif dan inovatif.
  2. Damai dalam Interaksi sosial dan berkarakter kuat.
  3. Sehat dan menyehatkan dalam berinteraksi dengan alam.
  4. Berperadaban unggul.

Berikut beberapa kontribusi nyata petani dalam meningkatkan ketahanan pangan nasional.

  1. Petani menghasilkan berbagai macam bahan pangan pokok, seperti beras, jagung, padi, kedelai, dan sayur-sayuran. Kontribusi petani dalam produksi pangan ini sangatlah crucial untuk memenuhi kebutuhan pangan seluruh rakyat Indonesia.
  2. Petani berperan penting dalam menjaga stabilitas harga pangan. Ketika pasokan pangan melimpah, harga pangan akan cenderung turun. Sebaliknya, ketika pasokan pangan berkurang, harga pangan akan cenderung naik.
  3. Petani menjadi sumber pendapatan utama bagi banyak orang di pedesaan. Ketika sektor pertanian tumbuh dan berkembang, akan meningkatkan kesejahteraan Masyarakat pedesaan dan mengurangi kemiskinan.
  4. Petani membantu menjaga kesehatan tanah dan air, serta mengurangi pencemaran lingkungan.
  5. Secara keseluruhan, petani berkontribusi pada ketahanan pangan nasional dengan memiliki akses yang cukup terhadap pangan yang aman dan bergizi.

Pemerintah perlu mendukung para petani dengan berbagai kebijakan dan program agar petani dapat terus meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan para petani. Dengan demikian, ketahanan pangan nasional dapat tercapai dan semua orang di Indonesia dapat memiliki akses yang cukup terhadap pangan yang aman dan bergizi.


REFERENSI

https://www.kompas.id/baca/opini/2022/12/06/peran-petani-milenial-dalam-mewujudkan-pangan-berkelanjutan

https://paktanidigital.com/artikel/peran-petani-milenial-wujudkan-ketahanan-pangan-nasional/

https://ekonomi.bisnis.com/read/20211113/99/1465609/petani-diajak-wujudkan-ketahanan-pangan-nasional

 

Artikel Terkait

Pengguna Cashless Harus Bijak dalam Memilih Bank Digital

Jangan sampai tertukar, online banking dengan...
11 Juli 2024

Kok Bisa Paku Berkarat Menjadi Pupuk Tanaman?

Paku berkarat yang Sahabat Hebat ketahui tida...
13 Juni 2024

Contoh Bahan-Bahan yang Dapat Didaur Ulang Menjadi Pupuk Bagi Usaha Pertanian

Kompos merupakan hasil pelapukan bahan-bahan ...
28 Mei 2024

Hal-Hal yang Perlu Dipersiapkan dalam Memproduksi Produk Jamu

Jamu tradisional adalah salah satu minuman ke...
22 Mei 2024