Yayasan Dharma Bhakti Astra Yayasan Dharma Bhakti Astra
20 November 2020 Siaran pers

YDBA Resmikan Pembinaan Sentra Komoditas Jahe Merah di Desa Hariang, Kabupaten Lebak, Banten

Sektor pertanian merupakan salah satu sektor yang mendukung peningkatan perekonomian di negeri ini. Salah satu sektor tersebut adalah komoditas jahe merah yang memiliki potensi pasar yang terbuka baik di pasar nasional maupun di pasar global. Seiring dengan makin berkembangnya industri makanan dan minuman, juga berkembangnnya perusahaan jamu dalam negeri, jahe merah menjadi komoditas penting yang dibutuhkan sebagai bahan dasar pembuatan makanan, jamu maupun obat herbal lainnya.

Pada 20 November 2020, Yayasan Dharma Bhakti Astra (YDBA) meresmikan program Pembinaan Komoditas Jahe Merah yang melibatkan 30 petani binaan YDBA di Desa Hariang, Kabupaten Lebak, Banten. Peresmian ditandai dengan adanya penandatanganan komitmen bersama oleh YDBA diwakili Kepala Departemen Planning & Development YDBA Edison Monoarfa, Kepala Desa Hariang, Kabupaten Lebak, Banten diwakili oleh Rapei dan UMKM Pilot Binaan YDBA Atim.

Peresmian program pembinaan ini dilakukan sebagai komitmen YDBA dalam berkontribusi menjadikan petani jahe merah mandiri, naik kelas hingga siap memasarkan produknya ke kancah internasional. Peresmian program pembinaan ini juga diselenggarakan untuk menjaga dan meningkatkan semangat UMKM agar terus konsisten menjalankan program-program yang mendukung peningkatan wawasan maupun keterampilan dalam menghasilkan produk sesuai dengan standar quality, cost dan delivery (QCD).

Artikel Terkait

Koordinator Project Yayasan Dharma Bhakti Astra di Lebak, Banten, Dani Kurnia (kiri) saat menjelaskan perjalanan budidaya jahe merah tahap kedua hingga berhasil panen saat ini kepada Ketua Pengurus YDBA, Sigit P. Kumala (tengah); Bendahara Pengurus YDBA, Handoko Pranoto (kedua kiri) dan Pengurus YDBA, Vilia Husin (kedua kanan) di tengah kegiatan panen jahe merah di Lebak, Banten (15/09).  Sebanyak 41 petani, baik dari masyarakat Baduy maupun Non Baduy menghasilkan panen jahe merah sebanyak 32,5 ton jahe merah yang dibudidaya dari 2,6 hektar lahan pertanian. Hasil panen akan dikirim para petani ke PT Bintang Toedjoe. Hasil panen tersebut meningkat 100% dari panen perdana pada 20 Oktober 2021 yang menghasilkan 16 ton jahe merah yang juga dipasok ke PT Bintang Toedjoe.

Petani Jahe Merah Lebak Banten Binaan YDBA Hasilkan Panen 32,5 Ton

Pada 1 September 2020 lalu, Yayasan Dharma...

16 September 2022

Produk UMKM Otomotif, Alat Kesehatan Hingga UMKM Kerajinan Hadir dalam Booth YDBA di GIIAS 2022

Tangera...

11 Agustus 2022

Kolaborasi YDBA dengan APJI dalam Membina UMKM

21 April 2022

YDBA Turut Kembangkan UMKM Manufaktur di Solo

Solo – Da...

14 April 2022