Yayasan Dharma Bhakti Astra Yayasan Dharma Bhakti Astra
Info UMKM
30 April 2023 Artikel

UMKM HARUS KURANGI KONTRIBUSI POLUSI!

https://www.freepik.com/

Saat ini, pemerintah menempatkan perhatian khusus terhadap Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Indonesia dalam menumbuhkan perekonomian negara. Namun, pertumbuhan UMKM juga memiliki dampak yang sangat negatif pada lingkungan, khususnya hal-hal yang terkait dengan polusi.

Polusi yang dihasilkan oleh UMKM dapat berasal dari berbagai sumber, seperti limbah produksi, emisi gas buang, dan penggunaan bahan-bahan kimia berbahaya. Jika tidak dikelola dengan baik, polusi dari UMKM dapat membahayakan kesehatan masyarakat dan lingkungan sekitarnya.

Oleh karena itu, pemerintah juga perlu memberikan perhatian khusus terhadap pengelolaan lingkungannya dalam sektor UMKM. Upaya ini dapat dilakukan layaknya pemberian edukasi, pelatihan tentang pengelolaan limbah dan bahan-bahan berbahaya, serta pengawasan terhadap kepatuhan UMKM terhadap peraturan lingkungan.

Selain itu, UMKM juga dapat melakukan tindakan yang bertanggung jawab terhadap lingkungan, seperti menggunakan bahan-bahan ramah lingkungan dan mengefisiensi penggunaan energy yang lebih dianjurkan. Hal ini tidak hanya membantu menjaga lingkungan, tetapi juga dapat meningkatkan citra dan nilai pasar dari produk-produk UMKM.

Hal ini sebenarnya telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. Disebutkan UMKM tidak termasuk wajib penyusunan AMDAL dan UKL/PKL, namun wajib menyusun surat pernyataan kesanggupan pengelolaan limbah dan pemantauan lingkungan (SPPL).

Dalam rangka mencapai pembangunan yang berkelanjutan, pengelolaan lingkungan dalam sektor UMKM harus menjadi perhatian yang serius dan terencana jangka panjang. Dengan upaya yang tepat dan kolaborasi antara pemerintah, UMKM, dan masyarakat, dapat tercipta lingkungan yang sehat bagi setiap generasi.

Adapun untuk mengurangi polusi yang dihasilkan oleh UMKM, penting adanya kerjasama dan kesadaran dari berbagai pihak. Seperti pemerintah yang memberikan regulasi lebih ketat terhadap UMKM yang tidak memperhatikan dampak lingkungan dari aktivitasnya. Lalu pemerintah pun dapat memberikan insentif bagi UMKM yang telah memperhitungkan dampak lingkungan dan bertindak secara bertanggungjawab.

Sementara itu, UMKM juga perlu meningkatkan kesadaran dan keterampilan dalam pengelolaan limbah dan bahan berbahaya. Pemerintah dapat memberikan pelatihan dan edukasi yang tepat sehingga UMKM dapat mengimplementasikan praktik-praktik yang ramah lingkungan.

Masyarakat lain sebagai konsumen juga memiliki peran penting dalam mengurangi polusi dari UMKM. Konsumen dapat memilih produk-produk UMKM yang ramah lingkungan dan mendukung UMKM yang bertindak secara bertanggungjawab.

Dalam jangka panjang, pengelolaan lingkungan dalam sektor UMKM harus menjadi bagian yang tak terpisahkan dari strategi bisnis UMKM. UMKM yang memperhitungkan dampak lingkungan dalam aktivitasnya akan menjadi lebih berkelanjutan dan mampu bersaing dalam pasar global yang semakin peduli terhadap isu lingkungan.

Pada akhirnya, pengelolaan lingkungan dalam sektor UMKM sangat penting untuk menjaga kesehatan manusia dan lingkungan sekitar. Diperlukan kerjasama dari pemerintah, UMKM, dan masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang sehat dan berkelanjutan sebagai bentuk sinergi antara UMKM dan sektor keberlanjutan lainnya.

Artikel Terkait

Kontribusi Petani dalam Meningkatkan Ketahanan Pangan Nasional

Untuk mewujudkan ketahanan pangan, sektor per...
19 Juni 2024

Kok Bisa Paku Berkarat Menjadi Pupuk Tanaman?

Paku berkarat yang Sahabat Hebat ketahui tida...
13 Juni 2024

Contoh Bahan-Bahan yang Dapat Didaur Ulang Menjadi Pupuk Bagi Usaha Pertanian

Kompos merupakan hasil pelapukan bahan-bahan ...
28 Mei 2024

Hal-Hal yang Perlu Dipersiapkan dalam Memproduksi Produk Jamu

Jamu tradisional adalah salah satu minuman ke...
22 Mei 2024